.

Info : Pengembangan Masyarakat, Pak Margolang

Senin, 08 Agustus 2011

Syukuran atau Syukurin… Bagaimana caranya… ?


Kita sudah meyakini bahwa untuk mencapai bahagia dunia dan akhirat caranya adalah dengan ke TAAT an.
Untuk dapat selalu TAAT kita harus memiliki pondasi yaitu salah satunya Syukur, Syukur merupakan salah satu pondasi lain untuk mencapai TAAT  disamping pondasi lain yaitu Sabar .
Dalam kesaharian Biasanya : bila kita mendapat nikmat maka hendaklah kita BERSYUKUR, dan bila mendapat musibah maka hendaklah kita BERSABAR.
Harusnya baik mendapat nikmat maupun musibah kita haruslah selalu  bersyukur dan bersabar.

Lalu bagaimana kita agar selalu dapat BERSYUKUR :

1. LIHATLAH apa yang DIMILIKI, lalu bersyukur.
Bila ini kita lakukan maka kita akan melihat betapa banyaknya nikmat yang dianugerahkan Allah kepada kita, hal itulah yang membuat kita selalu bersyukur.
2. Membayangkan bila tidak memiliki yang kita miliki saat ini.
Coba rasakan bila seandainya apa yang kita miliki saat ini tidak ada atau rusak. Tentunya kita akan membayangkan kehilangan dan kesedihan, sementara apa yang aada pada kita saat ini masih kita miliki, pada saat itu kita akan dapat mensyukuri apa yang masih kita miliki
3. Menikmati detik demi detik dalam hidupnya [hiduplah disaat ini dan nikmati].
Menikmati hidup yang sekarang dirasakan, merupakan salah satu cara kita agar selalu bersyukur.
4. Kalau menerima rahmat/nikmat cobalah  kita bertanya … koq saya ya… yang dapat ini….?
Sejauh ini kita sering  mendengar orang mengeluhkan kenapa musibah itu menimpanya. Tapi jarang yang bertanya mengapa nikmat ini dia peroleh. Cobalah bertanya Ya ALLAH koq Engkau memilih saya untuk memperoleh ini, sedangkan saya masih…..
5. Bila dapat musibah, tanya pelajaran apa yang dapat diambil hikmah.
Musibah bisa saja menimpa kita walaupun kita tidak menghendakinya. Bila kita tertimpa musibah cobalah tanyakan Apa hikmah dibalik musibah ini…..Bukan mengeluh berkepanjangan. Sadarilaj bahwa Musibah dapat bermakna : 1. Teguran, 2. Penghapus Dosa, 3. Meningkatkan derajatnya
6. Fokus pada kelebihan kita, bukan pada kekurangan.
Bila kita fokus pada kelebihan maka kita akan berkembang dengan cepat dan baik. Kembangkanlah kelebihan kita.
7. Manfaatkan potensi yang dimiliki saat ini semaksimal mungkin.

6 dan 7 Ramadhan 1432
Terima Kasih Ustadz ubaedillah, SP