Dalam kitab Al-Hikam, Imam Ibnu ‘Athaillah As-Sakandari رحمه الله mengajarkan kepada kita bahwa kesulitan hidup bukan semata-mata karena beratnya ujian, melainkan karena hati terlalu bergantung pada selain Allah. Ketika seseorang bersandar penuh kepada kekuatannya sendiri, maka beban terasa berat. Namun ketika ia menyerahkan urusannya kepada Allah, maka jalan terasa lapang.
Banyak urusan terasa sulit bukan karena tidak ada jalan keluar, tetapi karena kita memikulnya sendirian. Padahal Allah tidak pernah meminta hamba-Nya untuk menanggung segalanya sendiri. Allah hanya meminta kita untuk berusaha, kemudian bertawakal, dan membiarkan ketentuan-Nya bekerja dengan hikmah terbaik.